Bangkai Babi Berserakan di Pantai Tagaule Nias

Bangkai Babi Berserakan di Pantai Tagaule Nias

REPUBLIKA. CO. ID, NIAS — Tim dari Pemerintah Kabupaten Nias, Sumatera Utara bersama awak mengubur puluhan bangkai babi dengan berserakan di Pantai Tagaule. Selain untuk mencegah pencemaran lingkungan, peristiwa itu juga agar tidak mengacaukan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Petugas serta warga mengubur bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule Nias.

REPUBLIKA. CO. ID, NIAS — Tim dari Pemerintah Kabupaten Nias, Sumatera Utara bersama warga menyimpan puluhan bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule. Selain buat mencegah pencemaran lingkungan, hal tersebut juga agar tidak mengganggu kaum muslimin yang menjalankan ibadah puasa.

Pemangku Bupati Nias Arosokhi Waruwu menjelaskan kedatangan mereka untuk melihat langsung situasi Pantai Tagaule yang banyak berserakan bangkai babi. “Kita kemari untuk meninjau dan mengubur rongsokan babi yang banyak berserakan dalam Pantai Tagaule akibat dibawa minuman sungai saat Sungai Mola banjir, ” jelasnya di Nias, Rabu (6/5).

Menurutnya, penguburan bangkai babi dilakukan untuk menyekat pencemaran lingkungan dan dia mengimbau warga agar tidak membuang rongsokan babi di sungai. Onlyhu Ndraha salah seorang warga, membenarkan kalau sebelumnya bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule telah dikubur oleh Pemkab Nias bersama awak.

“Wakil Bupati Nias didampingi Sekretaris Daerah turun langsung bersama sama dengan warga mengubur bangkai babi yang berserakan pada Pantai Tagaule, ” ungkapnya.

Dia mengaku sangat berterimakasih atas respon Pemerintah KabupatenNias dengan turun langsung, sehingga saat itu tidak ada lagi bangkai sekalor di Pantai Tagaule. “Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Nias yang peduli, sehingga dengan telah dikuburnya bangkai babi yang berserakan di Pantai Tagaule, saudara yang beragama islam tidak terganggu lagi di dalam menunaikan ibadah puasa, ” ucapnya.

sumber: Antara