Kepala Lagi Pasien Positif Corona dalam Solo Sembuh

Kepala Lagi Pasien Positif Corona dalam Solo Sembuh

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Anak obat terkonfirmasi positif Corona di Tunggal yang dinyatakan sembuh bertambah satu lagi. Sehingga totalnya ada sembilan pasien positif Covid-19 di Solo yang sembuh. Pasien sembuh itu merupakan warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon. Pasien tersebut dinyatakan sembuh pada Rabu (6/5). Penderita itu dinyatakan positif Covid-19 pada 21 April 2020 dan menjelma pasien…
Total ada sembilan pasien positif Covid-19 di Solo yang sembuh.

REPUBLIKA. CO. ID, SOLO — Pasien terkonfirmasi positif Corona dalam Solo yang dinyatakan sembuh meningkat satu lagi. Sehingga totalnya ada sembilan pasien positif Covid-19 pada Solo yang sembuh.

Pasien segar tersebut merupakan warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon. Pasien tersebut dinyatakan sembuh pada Rabu (6/5). Pasien itu dinyatakan positif Covid-19 pada 21 April 2020 dan menjadi pasien positif Corona ke-12 di Solo.

“Pasien sembuh dari Kelurahan Mangkubumen satu orang, yang dulu tercatat letak di Sangkrah, ” kata Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, masa jumpa pers di Balai Praja Solo, Rabu.

Ahyani menyebutkan perkembangan data kumulatif Covid-19 pada Rabu hanya menambah penderita sembuh. Sedangkan pasien terkonfirmasi pasti Corona jumlahnya tetap 23 orang. Sebanyak 10 orang masih melaksanakan perawatan. Kemudian, empat orang meninggal dunia.

“Jumlah anak obat dalam pengawasan (PDP) terus merayap dari sebelumnya 131 orang menjelma 138 orang. Dua PDP dilaporkan meninggal hari ini, ” imbuhnya.

Dua PDP yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki. Salah satunya berasal dari Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari yang berumur 69 tahun. Pria tersebut mempunyai riwayat penyakit kormobid hipertensi. Namun pria satunya berasal dari Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, berumur 47 tahun. Pria tersebut memiliki riwayat penyakit kormobid gangguan fungsi buah.

“PDP yang sedang dirawat ada 35 orang, PDP meninggal 22 orang, dan sisanya 81 orang sudah sembuh, ” imbuhnya

Ahyani menambahkan, PDP yang dirawat bertambah tujuh orang, dua di antaranya anak-anak di bawah lima tahun (balita). Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 511 orang dari sebelumnya 508 karakter. Rinciannya, satu orang menjalani rawat inap, 48 orang rawat berkepanjangan, 49 orang masih menjalani penilikan, dan 462 orang dinyatakan siap pemantauan.