Dokter Usia 79 Tahun Positif Covid-19

Dokter Usia 79 Tahun Positif Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, MALANG — Jumlah pasien positif Covid-19 di Praja Malang terus bertambah pada Senin (11/5). Terbaru terdapat penambahan kepala pasien sehingga total 25 orang. Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, M Sinar Widianto menyatakan, satu pasien tentu Covid-19 terbaru berasal dari gaya kesehatan (nakes). Pasien lebih tepatnya berprofesi sebagai dokter di lengah satu…
Dokter tersebut seorang perempuan dan bekerja di salah satu rumah sakit di Malang.

REPUBLIKA. CO. ID, MALANG — Jumlah pasien positif Covid-19 di Tanah air Malang terus bertambah pada Senin (11/5). Terbaru terdapat penambahan mulia pasien sehingga total 25 orang.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Negeri Kota (Pemkot) Malang, M Sinar Widianto menyatakan, satu pasien nyata Covid-19 terbaru berasal dari tenaga kesehatan (nakes). Pasien lebih tepatnya berprofesi sebagai dokter di satu diantara rumah sakit Kota Malang. “Nakes perempuan, usia 79 tahun, ” kata Widianto saat dikonfirmasi Republika. co. id , Senin (11/5) suangi.

Menurut Widianto, penderita terkait sudah lama melakukan pelihara jalan. Kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan serius. Adapun mengenai gejala, Widianto belum bisa mengungkapkan data pastinya. “Belum teralir rinci (tentang keluhan pasien, Red), ” ucapnya.

Total terdapat 25 pasien pasti Covid-19 di Kota Malang bola lampu 11 Mei 2020. Sepuluh antara lain telah dinyatakan sembuh sedangkan yang lain masih dalam perawatan. Jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) 196 karakter dengan angka meninggal 14 roh. Sementara total Orang dalam Penilikan (ODP) sebanyak 802 orang dalam tanggal serupa.

Dalam data lain, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Tanah air Malang sebanyak 272 orang. Selain itu, Orang dalam Risiko (ODR) per 11 Mei 2020 mencapai 1. 967 orang.

Untuk informasi, saat ini Praja Malang beserta Kota Batu dan Kabupaten Malang tengah mengajukan kecendekiaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Berdasarkan laporan yang diterima Pemkot Malang, surat pengajuan tengah dianalisis Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, Senin (11/5). Keputusan tersebut setidaknya ditargetkan dapat diumumkan pada Selasa (12/5).