Ferlys Percayakan JKN-KIS untuk Lindungi Budak Perempuannya

Ferlys Percayakan JKN-KIS untuk Lindungi Budak Perempuannya

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak cuma bermanfaat bagi orang dewasa akan tetapi juga ketika anak mengalami kecil mendadak. seperti yang dialami oleh Ferlys Natalia ketika anak perempuannya, Tsabita Kharunnisa jatuh sakit.
Dengan oleh sebab itu anggota BPJS tidak perlu mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan saat berobat

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) tidak hanya berguna bagi orang dewasa tapi serupa ketika anak mengalami sakit mendadak. seperti yang dialami oleh Ferlys Natalia ketika anak perempuannya, Tsabita Kharunnisa jatuh sakit.

“Saya merasa sangat bersyukur telah menjadi peserta JKN-KIS. Rasanya diam sudah berjaga-jaga dari awal, sebab tidak ada yang tahu pustaka kita sakit. Apalagi untuk bujang, sebagai orang tua pasti ingin selalu memberikan yang terbaik buat anaknya. Oleh karena itu kami percayakan kepada Program JKN-KIS, ” kata Ferlys dalam siaran pers yang diterima di Jakarta di dalam Senin (29/6) lalu.

Ferlys dan anaknya telah terdaftar sebagai peserta pekerja penerima imbalan (PPU) dan memanfaatkan layanan JKN-KIS ketika Tsabita jatuh sakit. Tempat kemudian memanfaatkan JKN-KIS dan mengiakan mendapatkan pelayanan rumah sakit dengan memuaskan tanpa dibeda-bedakan dengan anak obat lainnya.

“Alhamdulillah budak saya tidak mengalami kendala apa-apa. Dokter dan perawat di sini memberikan pengobatan untuk anak kami dengan ramah. Tidak ada bedanya, pasien BPJS Kesehatan dengan anak obat lain, semua diperlakukan sama baiknya, sama sopannya, dan yang nyata tidak dipungut biaya tambahan teristimewa, ” ujar Ferlys.

Dia mengaku merasa sangat tangan dengan adanya penjaminan dari BPJS Kesehatan karena tidak perlu memikirkan biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan rumah sakit sang pokok hati.

Ferlys mengutarakan sampai Tsabita selesai dirawat dia tidak mengeluarkan satu rupiah biar untuk biaya pengobatan karena menjelma peserta JKN-KIS. Setelah merasakan manfaatnya, dia berharap meningkatnya kesadaran asosiasi akan JKN-KIS sehingga bisa langsung memberikan manfaat kepada warga asing yang membutuhkan.

sumber: antara