Persiku Seleksi Pemain Sesuai dengan Aturan Kesehatan

Persiku Seleksi Pemain Sesuai dengan Aturan Kesehatan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Manajemen Persiku Kudus, Jawa Tengah, mulai mempersiapkan bentuk seleksi pemain sesuai dengan protokol kesehatan. “PSSI memang memberikan angin segar bahwa kompetisi sepak bola di Negara akan segera digelar kembali. Untuk itu, kami pusat menggodok format seleksi pemain, ” kata Manajer Persiku Kudus Sunarto di Kudus, Kamis (2/7).
Manajemen Persiku Kudus, Jawa Tengah, mulai mempersiapkan format seleksi pemain.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Manajemen Persiku Kudus, Jawa Tengah, mulai mempersiapkan format seleksi pemain sesuai dengan protokol kesehatan.

“PSSI memang menyampaikan angin segar bahwa kompetisi menggampar bola di Tanah Air hendak segera digelar kembali. Untuk tersebut, kami tengah menggodok format opsi pemain, ” kata Manajer Persiku Kudus Sunarto di Kudus, Kamis (2/7).

Ia mengungkapkan dalam proses seleksi pemain nantinya, protokol kesehatannya harus sudah disiapkan sehingga semua pemain bisa damai dari bahaya corona.

“Tentu kami harus mempertimbangkan seluruh aspek kesehatan, ” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan sementara, katanya, seleksi pemain Persiku 2020 dijadwalkan bulan Juli 2020.

Sementara kepastiannya, manajemen Persiku Kudus akan menunggu keputusan bersama yang akan melibatkan masukan dari Askab PSSI Kudus.

Di pelaksanaannya nanti, seleksi akan diserahkan sepenuhnya kepada tim pelatih, sedangkan tahap pertama diprioritaskan pemain lokal.

Kalaupun kompetisi balik digelar, masyarakat juga diharapkan ikut mematuhi protokol kesehatan demi kepentingan bersama mencegah penyebaran virus corona.

Terkait dengan penerapan dana Persiku selama masa pandemi COVID-19, katanya, sudah diselesaikan dengan menggelar audiensi dengan Askab PSSI Kabupaten Kudus pada 1 Juli 2020 guna menghindari adanya kesalahan informasi terkait hal tersebut.

Tim Persiku sendiri sudah menerima anggaran dari Askab PSSI Kudus sebesar Rp400 juta dengan digunakan untuk menyewa tempat susunan pemain, pengadaan bola dan baju latihan untuk kepentingan seleksi, mengikuti operasional manajemen.

Sementara penyerapannya diperkirakan baru 15 upah dari total anggaran yang sudah diterima.

sumber: Antara