Pemerintah Diminta Tingkatkan Pencegahan Penyebaran DBD

Pemerintah Diminta Tingkatkan Pencegahan Penyebaran DBD

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–Ketua MPR RI Jelas Soesatyo meminta Pemerintah agar meningkatkan upaya untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dalam keterangan tertulisnya Senin (6/7) Bambang menyebutkan sesuai bukti Kementerian Kesehatan, saat ini semua provinsi di Indonesia memiliki kasus DBD. Sepanjang Januari hingga dua Juli 2020, kasus DBD mencapai 71. 216 kasus yang cerai-berai di 34…
Saat ini seluruh provinsi di Indonesia memiliki urusan DBD

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–Ketua MPR RI Bambang Soesatyo  meminta Pemerintah agar meningkatkan upaya untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran keburukan demam berdarah dengue (DBD).

Dalam keterangan tertulisnya Senin (6/7) Bambang menyebutkan sesuai bahan Kementerian Kesehatan, saat ini seluruh provinsi di Indonesia memiliki kejadian DBD. Sepanjang Januari hingga dua Juli 2020, kasus DBD mencapai 71. 216 kasus yang tersebar di 34 provinsi dan 468 kabupaten, kota, dan telah merenggut 458 jiwa. “Kemenkes bersama Biro Kesehatan meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), yaitu menggencarkan kesibukan fogging, memberikan obat pembunuh jentik nyamuk abate kepada setiap masyarakat, ” kata dia.

Selain itu, kata dia sedang, juga perlu menyebarkan insektisida kimiawi (larvasida) sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan atas lonjakan kasus DBD. “Mengingat lonjakan DBD di tengah kejadian Covid-19 menjadi hal yang harus diantisipasi, ” kata Bambang.

Ia juga mendorong supaya kepala daerah, Dinas Kesehatan bersama-sama pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) serta masyarakat secara bersama-sama menggiatkan sosialisasi gerakan 3M. “Menutup, menguras, dan menimbun tempat air di setiap lingkungan tempat tinggal warga dan mengimbau kepada masyarakat untuk memajukan kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal, khususnya di daerah dengan memiliki tingkat persebaran kasus DBD yang tinggi, ” ujarnya.

Pemerintah diminta terus menguatkan rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tubuh lainnya di setiap daerah pasti dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal terhadap kasus DBD. “Serta menjamin logistik untuk tes DBD, tenaga medis maupun kebutuhan obat-obatan tercukupi, mengingat Pemerintah bertanggung pikiran terhadap hak atas kesehatan bagi seluruh masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup yang sehat, ” ujarnya.