BPJamsostek Verifikasi Rekening Calon Penerima Subsidi Gaji

BPJamsostek Verifikasi Rekening Calon Penerima Subsidi Gaji

REPUBLIKA. CO. ID, AMBON — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) cabang Maluku melakukan verifikasi bon peserta calon penerima subsidi upah. Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Maluku, Alias Muin menyatakan sejak peluncuran kalender bantuan subsidi bagi pekerja penerima upah dengan gaji di bawa Rp 5 juta, pihaknya sudah memverifikasi nomor rekening.
Pekerja secara upah di bawah Rp 5 juta akan mendapat subsidi gaji.

REPUBLIKA. CO. ID, AMBON — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) cabang Maluku melakukan verifikasi rekening peserta calon penerima sumbangan gaji. Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Maluku, Alias Muin menyatakan sejak peluncuran program bantuan subsidi bagi praktisi penerima upah dengan gaji di bawa Rp 5 juta, pihaknya telah memverifikasi nomor rekening.

“Kita telah memverifikasi sebanyak 25 ribu data nomor rekening dari 40 ribu data cetakan rekening peserta yang masuk, ” katanya, Sabtu.

Dia menjelaskan, BPJAMSOSTEK hanya ditunjuk jadi pengumpul data nomor rekening. Bantuan akan ditransfer ke rekening pengikut oleh Kementerian Tenaga Kerja MENODAI.

Jumlah bantuan dengan akan diberikan sebesar Rp 600ribu per bulan selama empat bulan dengan total Rp 2. 400. 000. Hal itu sesuai dengan peraturan Menteri Ketenagakerjaan no 14 tahun 2020 tentang pemberian sumbangan gaji pekerja dengan syarat- kondisi yang telah ditetapkan.

Bantuan tersebut kata Muin akan disalurkan mulai Agustus 2020. Subsidi dari pemerintah itu akan dibayarkan langsung ke rekening masing-masing praktisi yang terdaftar dan memenuhi persyaratan.

Syarat yang kudu dipenuhi untuk mendapatkan bantuan subsidi gaji bagi pekerjayaitu Warga Negara Indonesia (WNI), terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK paling lambat bulan Juni 2020, aktif membayar iuran hingga Juni 2020.

Selain itu memiliki upah dengan dilaporkan ke BPJAMSOSTEK di bawah Rp 5 juta, bukan adalah karyawan BUMN atau Lembaga Negara atau non ASN dan mempunyai nomor rekening yang aktif. Muin menambahkan, kesempatan mendaftarkan data nomor rekening dibuka hingga 20 Agustus 2020.

Awalnya, zaman yang diberikan pemerintah 15 Agustus 2020. Namun,   karena sedang banyak perusahaan yang belum mengirim data rekening pekerjanya sehingga waktunya diperpanjang.

“Kesempatan itu terbuka bagi yang memenuhi kondisi yang ditetapkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menstimulus perekonomian di periode pandemi COVID-19, ” kata dia.

sumber: jarang