Teten Sebut UMKM Digital Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

Teten Sebut UMKM Digital Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi

REPUBLIKA. CO. ID,  JAKARTA — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan bahwa UMKM yang mengakui teknologi digital menjadi kunci bagi upaya pemulihan ekonomi di Nusantara. Menteri Teten Masdukidi Jakarta, Minggu (30/8) mengatakan pihaknya mendorong pelaku UMKM agar dapat mengoptimalkan teknologi digital sehingga bisa menjalankan usahanya dari rumah dan terhubung ke ekosistem digital serta melakukan adaptasi dan inovasi…
UMKM agar bisa engoptimalkan teknologi digital dan bisa berusaha dari panti saja.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan bahwa UMKM yang menguasai teknologi digital menjadi kunci bagi upaya pemulihan ekonomi di Indonesia. Menteri Teten Masdukidi Jakarta, Ahad (30/8) mengutarakan pihaknya mendorong pelaku UMKM biar dapat mengoptimalkan teknologi digital sehingga bisa menjalankan usahanya dari sendi dan terhubung ke ekosistem digital serta melakukan adaptasi dan perubahan produk. “Sebab, UMKM digital berguna merupakan kunci pemulihan ekonomi, ” kata Teten.

Teten menyebutkan berdasarkan data McKensey pada Juni 2020, tercatat sejak pandemi terjadi, pemasaran di sektor e-commerce naik 26 tip dan mencapai 3, 1 juta transaksi per hari. Namun demikian pada awal 2020 pemerintah mendata baru 8 juta atau 13 persen dari total populasi UMKM yang terhubung pada platform digital.

Untuk itu, ia menekankan perlunya peningkatan kerja serupa antara Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, kebiasaan perbankan, fintech, marketplace dan seluruh bagian lain yang terlibat, untuk merancang UMKM agar dapat bersaing di pasar domestik dan pasar ijmal.

“Pandemi Covid-19 berdampak signifikan bagi pelaku UMKM di Indonesia, baik dari sisi suplai maupun demand, ” ucap Teten.

Tantangan lain serupa tidak cukup hanya hadir pada platform digital, isu keberlanjutan sejak UMKM di platform digital dengan juga patut mendapat perhatian. “UMKM tidak hanya harus bertahan, tetapi harus mampu menjadi kompetitif baik di pasar lokal dan global, ” ujar Teten.

sumber: Kurun