BPJPH Tetapkan Sucofindo Jadi Pemeriksa Halal

BPJPH Tetapkan Sucofindo Jadi Pemeriksa Halal

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA – Awak Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) menetapkan Sucofindo (Persero) menjadi Institusi Pemeriksa Halal (LPH). Hal itu seiring dengan diterbitkannya Surat Kesimpulan Nomor 117 Tahun 2020 mengenai Penetapan PT Sucofindo sebagai LPH bertanggal 17 Oktober 2020.
Sucofindo dapat turut serta memastikan kehalalan produk dalam tengan masyarakat

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA – Badan Pemangku Jaminan Produk Halal (BPJH) menetapkan Sucofindo (Persero) menjadi Lembaga Penyelidik Halal (LPH). Hal ini seiring dengan diterbitkannya Surat Keputusan Cetakan 117 Tahun 2020 tentang Penetapan PT Sucofindo sebagai LPH bertanggal 17 Oktober 2020.

Kepala BPJPH Sukoso mengatakan negeri berupaya menjamin dan memberikan kepastian hukum untuk produk halal melalui regulasi hukum.

“Kami hadirkan kepastian hukum secara berdasarkan regulasi yang ada, lengah satunya adalah mengatur penjaminan keluaran halal melalui LPH, ” cakap Sukoso dalam keterangan pers dengan diterima Republika , Kamis (12/11).

Di Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, pemerintah berkewajiban memberikan kepastian hukum di mengatur penjaminan produk halal. Buat itu menurutnya, berdasarkan hasil testimoni keabsahan dokumen dan lapangan terhadap LPH PT Sucofindo (Persero) seluruhnya dinyatakan memenuhi persyaratan yang bertemu dengan regulasi.

“Bersamaan dengan momen semangat pahlawan buat membangkitkan industri halal Indonesia, kami ucapkan selamat kepada PT Sucofindo. Semoga dapat menjalankan tugas di dalam mendukung jaminan produk halal, ” ujarnya.

Direktur Pokok PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin mengaku bersyukur atas ditetapkannya Sucofindo sebagai LPH oleh BPJPH. Pihaknya menyebut bahwa sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sucofindo dapat turut dan memastikan kehalalan produk di tengan masyarakat Indonesia.

“Terima kasih, penetapan ini juga di dalam rangka memastikan kehalalan produk di tengah masyarakat dan memajukan industri halal Indonesia, ” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa untuk ditetapkan sebagai LPH, Sucofindo telah melalui tahapan-tahapan. Menurutnya, pihak BPJPH pun telah melakukan evaluasi kepada kesiapan Sucofindo sebagai LPH yang dapat dipercaya.

Lupa satunya adalah kesiapan laboratorium pemeriksaan halal, kompetensi sumber daya manusia (SDM), sistem manajerial, hingga bentuk informasi teknologi yang dimiliki Sucofindo. Di sisi lain, kata tempat, Dewan Halal Nasional MUI selalu telah melaksanakan visitasi dan testimoni dan telah mengeluarkan surat pernyataan bahwa LPH Sucofindo telah memenuhi prinsip syariah.

“Kami senantiasa mendukung program-program pemerintah sebati dengan kapasitas dan kapabilitas dengan kami miliki. Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan optimal untuk pemastian produk halal, ” ujarnya.