Pfizer Mulai Uji Coba Imunisasi Covid-19 di 4 Negara Bagian

Pfizer Mulai Uji Coba Imunisasi Covid-19 di 4 Negara Bagian

SUCI. CO. ID, WASHINGTON — Pfizer Inc mengatakan pada Senin (16/11) bahwa pihaknya memulai program percontohan untuk imunisasi Covid-19 di empat negara bagian Amerika Serikat (AS). Hal tersebut dilakukan untuk membantu menyempurnakan rencana pengiriman dan penyaluran kandidat vaksin Covid-19 yang dibuat Pfizer Inc. Produsen obat AS itu mengatakan telah memilih Rhode Island, Texas, New Mexico, & Tennessee…

IHRAM. CO. ID, WASHINGTON — Pfizer Inc mengatakan pada Senin (16/11) bahwa pihaknya memulai program percontohan untuk imunisasi Covid-19 dalam empat negara bagian Amerika Serikat (AS).

Hal itu dilakukan untuk membantu menyempurnakan rencana pengiriman dan penyebaran kandidat vaksin Covid-19 yang diproduksi Pfizer Inc. Produsen obat AS itu mengucapkan telah memilih Rhode Island, Texas, New Mexico, dan Tennessee untuk program tersebut karena perbedaan di ukuran keseluruhan, keragaman populasi & infrastruktur imunisasi, serta kebutuhan negeri bagian untuk menjangkau individu dalam berbagai perkotaan dan pedesaan. penggolongan.

“Empat negara bagian yang termasuk dalam program percontohan ini tidak akan menerima ukuran vaksin lebih awal daripada negeri bagian lain berdasarkan uji coba ini, juga tidak akan menyambut pertimbangan yang berbeda, ” introduksi Pfizer dalam sebuah pernyataan.

Pfizer Senin lalu merilis data awal tentang vaksinnya dengan dikembangkan dengan mitra Jerman BioNTech SE yang menunjukkan bahwa vaksin itu memiliki efektifitas lebih sebab 90 persen.

Sebelumnya pada hari Senin, Moderna Inc mengatakan vaksin eksperimentalnya 94, 5 persen efektif dalam mencegah COVID-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir, meningkatkan harapan bahwa vaksin untuk melawan penyakit tersebut mungkin siap untuk dimanfaatkan segera.

Baik vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan teknologi baru yang disebut RNA utusan sintetis untuk mengaktifkan sistem kekebalan terhadap virus.

Para-para ahli telah menyuarakan keprihatinan tentang tantangan distribusi yang terkait dengan vaksin Pfizer karena persyaratan penyimpanan khususnya.