Kembangkan Industri Halal, Jatim Siapkan 148 Hektare

Kembangkan Industri Halal, Jatim Siapkan 148 Hektare

REPUBLIKA. CO. ID,  SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rencananya mengembangkan kawasan industri halal. Khofifah mengaku, lahan seluas 148 hektare sudah disiapkan untuk pengembangan industri halal yang itu dikerjasamakan dengan satu diantara perusahaan di Sidoarjo. Khofifah berharap, Indonesia yang merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia bisa masuk sepuluh besar industri makanan halal dunia.
Potensi kuliner halal di Jawa Timur sangat melimpah.

REPUBLIKA. CO. ID,   SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rencananya mengembangkan kawasan industri halal. Khofifah mengaku, tanah seluas 148 hektare sudah disiapkan untuk pengembangan industri halal yang itu dikerjasamakan dengan salah mulia perusahaan di Sidoarjo. Khofifah berniat, Indonesia yang merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia mampu masuk sepuluh besar industri sasaran halal dunia.

“Indonesia umat Islamnya terbanyak dalam dunia. Menurut State of Ijmal Islamic Economy 2019-2020, halal food Nusantara belum masuk sepuluh besar dunia. Kalau fashion halal sudah. Maka kita ingin siapkan legal industrial estate , ” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat (27/11).

Khofifah ada, potensi kuliner halal di Jawa Timur sangat melimpah. Menurutnya, betul disayangkan jika potensi ini tidak dimaksimalkan. Khofifah mengungkapkan, halal industrial estate yang disiapkan, akan dilengkapi laboratorium LPPOM MUI, pengurusan sertifikasi halal, dan juga seluruh kemudahan kebutuhan industri.

“Industri dengan ditarget masuk mulai dari makanan minuman, hingga kosmetik, ” kata Khofifah.

Rencana pengembangan daerah industri halal itu juga disampaikan Khofifah saat berkomunikasi secara maya dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI Bahlil Lahadalia. Khofifah juga meminta agar Jatim merembes dalam daerah yang dicanangkan nasional untuk pengembangan kawasan industri halal setelah Batang dan Subang.  

“Kita akan berupaya buat bisa mendatangkan investor baik dari dalam ataupun luar negeri. Karena ini akan menjadi pintu mendalam kita untuk bisa masuk di dalam sepuluh besar, dan tentu untuk menumbuhkan kesejahteraan masyarakat pada biasanya, ” ujar Khofifah.

 

Dadang Kurnia