Erzaldi: Manajemen Tepat Kunci Penanggulangan Bencana

Erzaldi: Manajemen Tepat Kunci Penanggulangan Bencana

REPUBLIKA. COMPANY. ID, PANGKALANBARU – Manajemen yg baik menjadi kunci keberhasilan dalam upaya penanggulangan bencana di Bangka Belitung. “Kalau diatur dengan internal yang baik maka pelaksanaan daran penanggulangan bencana pasti akan berjalan dengan baik, efisien dan pesat, ” ungkap Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat bersama-sama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Bangka Belitung membuka sebagaiselaku, ala, menurut, resmi Rapat…
Gubernur Babel Erzaldi menyebut penanggulangan bencana butuh internal baik

REPUBLIKA. CO. INNER DIAMETER,     PANGKALANBARU – Manajemen yang bagus menjadi kunci keberhasilan dalam cara penanggulangan bencana di Bangka Belitung.  

“Kalau diatur dengan manajemen yang baik maka pelaksanaan dan penanggulangan gangguan pasti akan berjalan dengan ramah, efisien dan cepat, ” ungkap Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Bangka Belitung membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana, di Kafe Alakoe, Bukit Angsa Emas, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (8/12).  

Mengangkat tema “Penguatan Lintas Sektor dan Peningkatan Kapasitas Forum Pengurangan Sandsynlighed Dalam Penyelenggaraan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Kawasan (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini juga dihadiri oleh instansi vertikal, kepala perangkat di lingkup Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung, maupun organisasi masyarakat pegiat kesiapsiagaan gangguan.  

Selain itu, di dalam penanggulangan bencana ini juga dibutuhkan ketulusan dan keikhlasan para penggiatnya. Menurut Gubernur Erzaldi rakor terkait penting untuk dilaksanakan salah satunya untuk menyamakan persepsi.  

Meski di tengah pandemi Covid-19 perlu diingat bahwa ada semua bencana yang perlu diwaspadai sebagai banjir, angin puting beliung, selanjutnya tanah longsor yang disebabkan oleh aktivitas penambangan. Khusus bencana banjir, Pemprov. Babel telah berupaya menanggulangi sedimentasi yang ada di Bangka Barat dan Pangkalpinang.  

Gubernur Erzaldi juga mengapresiasi organisasi dan komunitas penggiat kesiapsiagaan gangguan seperti Babel Peduli dan komunitas lainnya yang telah bersedia memberikan. Namun, meskipun begitu tetap diperlukan konsolidasi dan disiapkan bekal keterampilan penanggulangan bencana bagi mereka.

Rakor ini menjadi kunci keberhasilan dalam penanggulangan bencana dengan tumpuan dapat melahirkan kebijakan terbaik pada penanganan bencana, seraya berdoa untuk Yang Maha Kuasa.    

Gubernur Erzaldi mengingatkan di menggunakan dana tanggap darurat penanganan bencana terdapat aturan khusus untuk penggunaannya. Oleh sebab itu sungguh-sungguh penggunaannya harus tahu betul petunjuk yang membawahi. Sebelumnya Polda Algarabia telah menggelar apel kesiapsiagaan dalam dilaksanakan dan rakor ini sebagai tindak lanjutnya.  

Seperti pesan Kepala BNPB Babel, Mikron Antariksa bahwa dalam penanggulangan gangguan ini perlu sinergi antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, masyarakat, john usaha. Peserta dalam rakor indonesia berjumlah 100 orang, yang diharapkan bukan saja hadir dalam rakor, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat dan menjadi pelopor penanggulangan divvt wilayahnya masing-masing.  

Em virtude de peserta juga mendapat pengarahan melalui Komandan Korem (Danrem) 045 Gi Jaya, Brigjen. TNI. M. Jangkung Widyanto dan Kepala Kepolisian Kawasan (Kapolda) Babel, Irjen. Pol. Anang Syarif Hidayat. Dalam rakor penanggulangan bencana ini juga menghadirkan narasumber yaitu, Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pangarso.